Nielma Palamba Resmi Menjabat sebagai Plh Sekda Makassar

nielma palamba

Karebamedia, Makassar — Pada Senin 21 April 2025, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengumumkan penunjukan Nielma Palamba sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar. 

Keputusan ini tidak hanya mengisi kekosongan posisi strategis di lingkup pemerintahan kota. Ini juga menjadi penanda sejarah baru karena untuk pertama kalinya jabatan Sekda menjadi milik seorang perempuan.

Bacaan Lainnya

Penunjukan Nielma menyusul berakhirnya masa tugas Irwan Adnan sebagai Penjabat (Pj) Sekda Makassar yang tidak diperpanjang. 

Dalam keterangannya kepada wartawan di Balai Kota Makassar, Appi menyampaikan bahwa penunjukan ini bersifat sementara hingga terpilihnya pejabat definitif melalui proses seleksi terbuka yang tengah berjalan.

“Tepat hari ini, 21 April 2025, bertepatan dengan Hari Kartini, kami menunjuk Ibu Nielma sebagai Plh Sekda Makassar. Ini menjadi momen bersejarah karena beliau adalah perempuan pertama yang mengemban tugas ini,” ungkap Appi.

Sosok Nielma Palamba: Figur Senior dan Berpengalaman

Sebelum menduduki posisi strategis sebagai Plh Sekda, Nielma Palamba menjabat sebagai Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar. Ia populer sebagai birokrat senior dengan pengalaman panjang di dunia pemerintahan kota. 

Dengan rekam jejak yang solid dan penguasaan terhadap sistem birokrasi, Nielma nampaknya layak mengemban tanggung jawab ini.

Appi menegaskan bahwa penunjukan Nielma bukan semata-mata karena kebutuhan mengisi kekosongan, namun juga mempertimbangkan kapasitas dan integritasnya sebagai aparatur sipil negara yang telah lama berkecimpung di lingkungan Pemkot Makassar.

Baca Juga:  Baru Keluar Penjara, Mantan Napi di Bone Langsung Bunuh Warga

“Ibu Nielma adalah pamong senior yang sudah sangat memahami dinamika pemerintahan kota. Kehadirannya di posisi Plh Sekda akan membantu menjembatani proses transisi hingga terpilihnya Sekda definitif,” lanjut Appi.

Proses Lelang Jabatan Sekda Masih Berlangsung

Pemerintah Kota Makassar saat ini tengah menggelar proses seleksi terbuka untuk mengisi jabatan Sekda secara definitif. 

Ada sepuluh pejabat dari berbagai instansi dalam lingkup pemerintahan kota yang ikut seleksi ini. Para kandidat saat ini telah memasuki tahapan penting yaitu asesmen atau tes kompetensi.

Adapun nama-nama pejabat yang mengikuti seleksi tersebut antara lain:

  1. Irwan Rusfiady Adnan: Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Setda Makassar
  2. Andi Irwan Bangsawan: Asisten III Setda Makassar
  3. Andi Zulkifli Nanda: Kepala Bappeda Makassar
  4. Ahmad Hendra Hakamuddin: Kepala BPBD Makassar
  5. Akhmad Namsum: Kepala BKPSDM Makassar
  6. Dahyal: Sekretaris DPRD Makassar
  7. Muhammad Fadli: Sekretaris Dinas Kebudayaan Makassar
  8. Muhammad Mario Said: Plt Kepala Diskominfo Makassar
  9. Zaenal Ibrahim: Kepala Dinas Perhubungan Makassar
  10. Andi Bukti Djufrie: Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Makassar

Seleksi jabatan ini harapannya dapat menghasilkan Sekda definitif yang memiliki kapasitas dan integritas tinggi, serta mampu melanjutkan program strategis kota secara optimal.

Pentingnya Keberlanjutan Administrasi

Wali Kota Appi menekankan bahwa jabatan Sekda merupakan posisi yang sangat vital dalam roda pemerintahan. 

Oleh karena itu, kekosongan jabatan tersebut tidak boleh terlalu lama karena akan menghambat proses administratif serta pengambilan keputusan strategis di lingkup pemerintahan.

“Karena masa jabatan Pj Sekda sebelumnya sudah tidak bisa diperpanjang, maka kita menunjuk Plh untuk memastikan tidak ada kekosongan dalam proses administrasi pemerintahan. Ini adalah langkah yang diperlukan demi stabilitas birokrasi,” tegas Appi.

Baca Juga:  Dosen di Pinrang Terkena Modus Penipuan Rp 150 Juta 

Penegasan Peran Perempuan dalam Pemerintahan

Penunjukan Nielma Palamba sebagai Plh Sekda pada Hari Kartini juga membawa pesan penting mengenai peran dan kontribusi perempuan dalam dunia birokrasi. 

Ini menjadi cerminan bahwa perempuan memiliki kapasitas yang setara dalam menduduki posisi kepemimpinan strategis di pemerintahan.

Langkah ini diharapkan dapat mendorong peningkatan representasi perempuan di jabatan struktural tinggi, sekaligus menjadi inspirasi bagi para perempuan lainnya untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.

Penunjukan Nielma Palamba sebagai Plh Sekda Makassar menandai langkah penting dalam menjaga kesinambungan roda pemerintahan kota. 

Di sisi lain, momen ini juga mencatat sejarah baru bagi Kota Makassar, di mana seorang perempuan dipercaya mengisi jabatan tertinggi dalam struktur birokrasi daerah. 

Selagi proses seleksi jabatan definitif masih berlangsung, Nielma diharapkan mampu menjaga stabilitas administratif dan menjadi contoh pemimpin perempuan yang tangguh dan berdedikasi.

Pos terkait