Permukiman Padat Penduduk di Tamalate Makassar Kebakaran

pemukiman padat penduduk

Karebamedia, Makassar – Peristiwa kebakaran besar kembali mengguncang kawasan permukiman padat penduduk di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. 

Kali ini, insiden tersebut terjadi di wilayah Jalan Abdul Kadir II, tepatnya di area belakang Hotel Makassar Cottage, yang masuk dalam wilayah administratif Kelurahan Balang Baru, Kecamatan Tamalate. 

Bacaan Lainnya

Kebakaran mulai mengamuk sekitar pukul 15.30 Wita pada Sabtu sore, 19 April 2025. Menurut pantauan di lokasi, kepulan asap hitam pekat mulai terlihat menjulang ke udara, menarik perhatian warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas. 

Suasana mendadak menjadi panik, dengan suara teriakan dan kepanikan warga yang berusaha menyelamatkan barang-barang berharga mereka dari jilatan api yang dengan cepat meluas.

Respons Cepat Tim Pemadam Kebakaran

Tidak berselang lama setelah laporan, satuan pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar langsung bergerak ke lokasi. 

Beberapa unit mobil damkar tiba di lokasi dan langsung mengambil posisi strategis untuk mengendalikan kobaran api yang saat itu sudah membesar dan mengancam bangunan-bangunan di sekitarnya.

Upaya pemadaman berlangsung cukup menantang mengingat akses jalan menuju titik api cukup sempit dan padat oleh pemukiman warga. 

Namun, berkat kerja sama yang solid antara petugas damkar dan bantuan dari warga, api akhirnya berhasil padam sekitar satu jam setelah laporan pertama. Saat ini, proses pendinginan masih terus berlangsung guna mencegah potensi munculnya titik api baru.

Baca Juga:  Nielma Palamba Resmi Menjabat sebagai Plh Sekda Makassar

Partisipasi Warga dan Situasi di Lapangan

Dalam proses penanganan kebakaran ini, terlihat sejumlah warga secara sukarela ikut membantu petugas. 

Beberapa di antaranya bahkan naik ke atap seng rumah yang terbakar untuk menyiram air dari ember seadanya. Tindakan ini cukup membantu dalam menghambat penyebaran api ke bangunan lain yang berdekatan.

Meski api telah berhasil terkendali, lokasi kejadian masih penuh oleh warga yang ingin menyaksikan langsung peristiwa tersebut. 

Banyak dari mereka mengabadikan momen ini dengan ponsel masing-masing, sementara lainnya berusaha mencari kabar dari kerabat yang mungkin terdampak.

Penyebab dan Kerugian di Permukiman Padat Penduduk

Hingga berita ini rilis, pihak berwenang belum merilis informasi resmi mengenai penyebab pasti dari kejadian kebakaran tersebut. Demikian pula dengan jumlah pasti rumah yang terdampak dan besarnya kerugian materil yang terjadi akibat insiden ini.

Tim forensik kebakaran bersama pihak kepolisian akan segera melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap faktor pemicu kebakaran. 

Dugaan awal mengarah pada kemungkinan hubungan pendek arus listrik, namun hal ini belum pasti tanpa pemeriksaan menyeluruh.

Penanganan Pasca Kebakaran

Sebagian besar warga terdampak kebakaran kini mulai membersihkan puing-puing dan sisa-sisa bangunan yang hangus. 

Belum ada laporan korban jiwa dalam insiden ini, namun sejumlah warga dilaporkan mengalami luka ringan akibat berusaha menyelamatkan barang-barang atau membantu proses pemadaman.

Pemerintah setempat diharapkan segera turun tangan untuk memberikan bantuan darurat, termasuk tempat pengungsian sementara, bantuan makanan, dan kebutuhan dasar bagi korban kebakaran.

Pos terkait