Karebamedia.com – Pertanyaan seputar apakah lasik mata berbahaya masih banyak ditanyakan oleh beberapa kalangan. Terutama kalangan yang tertarik mengikuti prosedur lasik tetapi masih ragu dengan keamananya.
Pada dasarnya, tindakan medis lasik bertujuan untuk membentuk kembali bagian kornea mata. Tindakan ini ditujukan untuk pasien yang menderita kelainan refraksi. Mulai dari rabun jauh, rabun dekat, hingga mata silinder.
Apakah Tindakan Lasik Berbahaya?
Berikut tersaji jawaban lengkap mengenai apakah lasik mata berbahaya untuk jangka panjang. Informasi berikut bisa menjawab rasa penasaran pasien yang tertarik mengikuti prosedur lasik mata.
LASIK (Laser Assisted In Situ Keratomileusis) umumnya tidak berbahaya untuk pasien. Prosedur ini tergolong aman jika ditangani oleh dokter spesialis mata yang sudah berpengalaman.
Layaknya tindakan medis pada umumnya, lasik juga memiliki risiko beberapa efek samping. Meski begitu, efek samping dari tindakan lasik yang tepat cenderung tidak membahayakan kondisi pasien.
Lalu, berapa lama penyembuhan lasik mata? Total waktu penyembuhan biasanyanya memakan waktu hingga 1-3 bulan. Pasien dapat beraktivitas ringan dalam 1-2 hari setelah tindakan selesai.
Efek Samping secara Umum
Di bawah ini terdapat informasi mengenai beberapa efek samping ringan yang mungkin terjadi setelah tindakan lasik selesai. Meski mengalami beberapa efek samping tersebut, pasien tidak boleh merasa terlalu khawatir.
1. Mata Terasa Kering
Salah satu efek samping lasik mata yang lumrah terjadi yakni kondisi mata terasa kering. Hal ini terjadi karena proses laser dapat mempengaruhi saraf yang ada di kornea. Dalam kondisi normal, saraf tersebut berfungsi sebagai pengatur produksi air mata.
Kondisi mata yang kering lebih sensitif terhadap beberapa gangguan. Contohnya angin, debu, atau cahaya. Efek samping ini hanya bersifat sementara, bukan permanen. Pasien yang sudah menyelesaikan tindakan lasik tidak perlu mengkhawatirkannya secara berlebihan.
2. Terjadinya Gangguan Penglihatan secara Sementara
Apakah lasik mata berbahaya untuk minus? Tentu saja tidak, tindakan lasik justru bisa memperbaiki kondisi mata yang minus. Setelah menyelesaikan tindakan lasik, pasien mungkin merasakan beberapa efek samping.
Termasuk gangguan penglihatan sementara. Gangguan kesehatan mata tersebut dapat berupa pandangan yang buram, silau di malam hari, hingga kemunculan lingkaran cahaya di sekitar sumber cahaya. Efek samping ini memang bisa terjadi karena kornea sedang mengalami penyembuhan.
3. Mata Merah dan Iritasi
Efek samping lainnya yang cukup sering muncul berkaitan dengan kondisi mata agak merah dan terasa perih (iritasi). Penyebabnya yakni peradangan ringan pada permukaan mata yang terjadi karena proses pembuatan flap kornea.
Meski terasa tidak nyaman, kondisi ini hanya berlangsung sebentar. Mata merah dan iritasi akan segera menghilang saat pasien menggunakan obat tetes anti inflamasi dari dokter mata profesional.
Cara Meminimalisir Risiko Efek Samping yang Berbahaya
Untuk meminimalisir risiko efek samping yang berbahaya saat menjalani tindakan lasik mata, pasien dapat mengikuti beberapa cara di bawah ini. Tidak perlu ragu jika tertarik mengikuti prosedur lasik mata.
- Memilih dokter yang profesional
- Menggunakan teknologi mutakhir
- Mengikuti seluruh instruksi dari dokter
Terlalu banyak menimbang operasi lasik apakah aman justru merugikan pasien. Kondisi mata dengan gangguan refraksi berat berpotensi mengganggu aktivitas sehari-hari. Ambil tindakan bijak untuk merasakan penglihatan yang lebih jernih.
Biaya lasik mata memang terbilang mahal. Terutama jika pasien sedang mempersiapkan harga operasi lasik 2 mata. Jangan sampai mengesampingkan keamanannya demi mencari harga murah.
Penutup
Itulah penjelasan lengkap mengenai apakah lasik mata berbahaya atau tidak. Jika tertarik dengan tindakan lasik dengan penanganan dokter berpengalaman, pasien dapat mempercayakannya kepada KMN EyeCare.









