Kondisi Mata yang Dapat Ditangani Dengan Tindakan LASIK

Kondisi Mata yang Dapat Ditangani Dengan Tindakan LASIK

Karebamedia.com – LASIK (Laser-Assisted in Situ Keratonmileusis) adalah prosedur bedah murni kornea untuk memperbaiki kualitas penglihatan untuk kondisi mata tertentu. Operasi LASIK dilakukan dengan menggunakan teknologi sinar laser untuk memperbaiki kelainan refraksi pada mata.

Meski terdengar menakutkan, nyatanya LASIK Mata jadi metode efektif yang membantu mengembalikan kualitas mata hanya dalam waktu 10 – 15 menit saja. Sampai sekarang, LASIK jadi pilihan banyak orang yang ingin lepas dari alat bantu penglihatan, seperti lensa kontak dan kacamata.

Kondisi Seperti Apa yang Butuh LASIK?

Tidak semua masalah penglihatan membutuhkan LASIK. Ada beberapa kondisi tertentu yang mengharuskan pasiennya melakukan tindakan LASIK. Secara umum, operasi LASIK bertujuan untuk menangani gangguan penglihatan, seperti:

1. Rabun Jauh (Miopia)

Rabun jauh adalah kondisi bola mata yang terlalu panjang atau kornea mata yang terlalu cembung. Tindakan LASIK pada pasien rabun jauh akan mengubah bentuk kornea mata yang sebelumnya tebal jadi lebih pipih.

2. Rabun Dekat (Hipermetropi)

Rabun dekat adalah kondisi bola mata yang terlalu pendek atau lengkungan kornea yang terlalu datar. Tindakan LASIK pada pasien rabun dekat akan membantu membuat kornea mata lebih cembung.

3. Mata Silinder (Astigmatisme)

Mata Silinder adalah kondisi lensa mata dan lengkungan korneanya tidak simetris. Tindakan LASIK dibutuhkan guna memperbaiki bentuk kornea yang tidak simetris. Sehingga, retina mata bisa kembali menerima bayangan benda dan penglihatan jadi lebih jelas.

Peringatan Sebelum LASIK

Jika Anda mengalami salah satu dari kondisi mata di atas, pastikan Anda juga mengetahui apa saja peringatan dan larangan sebelum memutuskan LASIK. Meski kondisi mata Anda memungkinkan untuk dilakukan tindakan LASIK, tetapi operasi ini tidak disarankan apabila:

  • Pasien punya kornea yang tipis atau pupil yang terlalu besar.
  • Pasien sedang mengandung atau menyusui
  • Pasien berprofesi sebagai atlet olahraga yang rawan cedera pada mata.
  • Pasien yang mengkonsumsi obat-obatan yang mempengaruhi penyembuhan kornea (Amiodarone atau Isotretinoin)

Syarat LASIK: Menentukan Kelayakan Pasien

Bagi pasien yang ingin melakukan operasi LASIK, ada syarat medis yang harus dipenuhi. Adapun syarat kelayakan pasien berdasarkan data medis dan pertimbangan klinis melakukan tindakan LASIK adalah sebagai berikut:

  • Berusia 18 tahun ke atas (Beberapa dokter menyarankan LASIK di usia 21 tahun)
  • Ketebalan kornea mata cukup, minimal 500 mikron
  • Kondisi kesehatan mata sedang membaik/stabil
  • Tidak menggunakan softlens selama 2 minggu sebelum LASIK
  • Tidak menggunakan hard lens selama 3 minggu sebelum LASIK
  • Tidak menderita penyakit diabetes
Baca Juga:  Tambal Gigi Sementara Tahan Berapa Lama? Inilah Informasi Akuratnya 

Sebelum operasi LASIK, pasien akan menjalani pemeriksaan pra-LASIK untuk menentukan kelayakan dan memutuskan apakah kondisinya memungkinkan untuk di operasi. Dengan mematuhi ketentuan medis, maka tindakan operasi akan berjalan aman dan efektif.

Durasi Penyembuhan Pasca LASIK

Durasi penyembuhan pasca LASIK tergantung dari kondisi masing-masing pasien. Tapi secara umum, alur penyembuhan yang dirasakan pasien pasca LASIK adalah:

  • 2 – 3 Jam Pasca LASIK: Mata terasa tidak nyaman dan penglihatan agak berkabut.
  • 24 Jam Pasca LASIK: Ada efek ‘Lingkaran Cahaya’ tetapi ketajaman penglihatan mulai meningkat.
  • 1 Minggu Pasca LASIK: Ketajaman penglihatan terus meningkat meski belum stabil sepenuhnya.
  • >2 Minggu Pasca LASIK: Pasien merasakan ketajaman penglihatan yang sudah mulai stabil.

Selama proses penyembuhan, dokter akan memberikan obat tetes mata serta memberikan pantangan tertentu yang harus pasien hindari. Jika Anda adalah salah satu orang yang mengalami masalah pada mata dan memenuhi syarat layak untuk LASIK, maka bisa langsung cari klinik mata terpercaya. KMN EyeCare jadi rekomendasi tempat LASIK terpercaya di Indonesia yang sudah menangani lebih dari ribuan pasien dengan keluhan mata yang beragam.

Pos terkait