Cara Manajemen Diabetes untuk Orang Tua

Manajemen diabetes untuk orang tua

Manajemen diabetes untuk orang tua sangat penting agar tubuh tetap sehat dan dapat beraktivitas normal. Dibutuhkan nutrisi terbaik dengan memperhatikan pola makan yang benar. Dengan begitu gula yang masuk ke tubuh dapat terkondisikan dan tidak membahayakan.

Manajemen Diabetes dengan Metode Piring Diabetes

Bagaimana pencegahan diabetes melitus pada lansia? Caranya dengan mengkonsumsi nutrisi dengan gizi seimbang. 

Hal tersebut tidak hanya berlaku bagi pencegahannya saja, tetapi selalu membutuhkan nutrisi bagus dan tidak makan makanan yang memicu peningkatan kadar glukosa tubuh.

Jika abai, kadar gula bisa naik pesat dan akan membahayakan. Berapa normal gula darah dalam manajemen diabetes untuk orang tua? Beberapa jurnal manajemen diabetes untuk orang tua atau lansia menyebut kadar gula normal sekitar 70-100 mg/dl. 

Jika sudah mencapai 120-180 mg/dl dianggap tinggi. Sedangkan kategori rendah jika hanya 60-80 mg/dl. Untuk menanggulanginya, perlu memperhatikan apa yang dimakan. Kontrol kadar gula sangat penting supaya kualitas hidup dapat terjaga dengan baik. 

Saat makan makanan tertentu, glukosa darah dapat meningkat, maka penting untuk memilah makanan yang baik bagi penderita diabetes. Jika tidak dapat mengelolanya dengan baik, akan terjadi lonjakan gula darah sangat tinggi atau disebut hiperglikemia.

Kondisi ini memicu resiko kesehatan lain berupa komplikasi jangka panjang seperti serangan jantung, penyakit mata bahkan ginjal bermasalah. 

Manajemen diabetes untuk orang tua apa saja? Solusi paling mudah yang dapat dilakukan pada lansia dengan metode piring diabetes. Apa saja yang perlu menjadi perhatian untuk manajemen diet diabetes yang praktis ini?

Baca Juga:  Apakah Lasik Mata Berbahaya? Seperti Ini Penjelasan Selengkapnya

Langkah awal dengan menyiapkan piring berdiameter sekitar 9 inci. Selanjutnya membaginya menjadi 3 bagian plus minuman sehat, yaitu:

1. Setengah Piring: Isi dengan Sayuran Non Tepung

Sayuran non tepung merupakan sayuran rendah karbohidrat yang memiliki kadar gula darah rendah. Sayuran kaya nutrisi dan bagus bagi penderita diabetes.

Contohnya seperti wortel, seledri, brokoli, kembang kol, timun dan terong. Pastikan setengah piring terisi sayuran non tepung yang sehat ini.

2. Seperempat Piring: Isi dengan Protein Rendah Lemak

Manajemen diabetes untuk orang tua yang baik dengan mengisi seperempat piring berupa makanan protein rendah lemak. Protein ini mempunyai kadar lemak jenuh rendah dan bagus untuk kesehatan terutama jantung.

Contohnya seperti telur, ayam, kalkun, kacang, selai kadang, ikan tuna, ikan salmon dan keju.

3. Seperempat Piring: Isi dengan Makanan Mengandung Karbohidrat

Lonjakan glukosa dari karbohidrat sangat rentan untuk penderita diabetes. Untuk itu isikan seperempat piring dengan makanan berkarbohidrat yang sehat.

Contohnya produk gandum utuh seperti pasta atau roti, susu, yogurt, produk susu lain, kacang merah, kacang hitam, beras merah, oatmeal dan quinoa. Bisa pula memilih dan sayuran bertepung seperti kentang dan labu.

4. Minuman: Air Putih Atau Jenis Minuman Rendah Kalori

Selanjutnya pilih minuman yang baik seperti air putih atau jenis minuman rendah kalori yang tidak meningkatkan kadar glukosa darah. Misalnya air putih, air berkarbonasi, teh tanpa gula atau kopi tanpa gula.

Manajemen  makanan yang bagus dengan metode piring diabetes adalah cara mengatasi lonjakan gula darah yang tinggi. Tujuannya mencegah peningkatan gula darah drastis dan meminimalkan resiko penyakit jantung, tulang lebih kuat dan sehat.

Penutup

Manajemen diabetes untuk orang tua sangat praktis dengan metode piring diabetes. Isikan setengah piring dengan sayuran non tepung, seperempat piring dengan protein rendah lemak dan seperempat piring dengan makanan berkarbohidrat agar gula darah tetap normal.

Baca Juga:  7 Parameter Kunci untuk Pengujian Air Limbah Domestik

Pos terkait