Karebamedia.com – Pertanyaan mengenai tambal gigi sementara tahan berapa lama sering kali diajukan oleh pasien yang memiliki kondisi gigi berlubang. Penambalan gigi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam perawatan gigi berlubang.
Tidak hanya satu, ada beberapa jenis penambalan gigi yang perlu dipahami oleh pasien. Dokter gigi akan menyarankan jenis penambalan gigi yang sesuai dengan kondisi gigi pasien. Dengan begitu, langkah perawatan gigi berlubang akan mendapat penanganan yang tepat.
Definisi Tambal Gigi Sementara
Sebelum mengetahui jawaban dari pertanyaan tahan berapa lama tambalan gigi sementara, alangkah lebih baik untuk memahami definisinya terlebih dahulu. Sederhananya, tambal gigi sementara adalah prosedur penambalan dengan bahan sementara untuk menutup lubang gigi.
Tambalan tersebut menjadi solusi sementara sebelum dokter gigi melakukan perawatan gigi lebih lanjut. Misalnya tambal gigi permanen, perawatan saluran akar, atau pemasangan mahkota gigi.
Perbedaannya dengan Tambah Gigi Permanen
Berbeda dengan penambalan permanen, penambalan gigi sementara memiliki ketahanan, kekuatan, bahan, dan fungsi tersendiri. Pasien penderita gigi berlubang bisa memahami perbedaannya melalui penjelasan berikut.
1. Ketahanan
Tidak mengherankan jika banyak pasien yang menanyakan tentang tambal gigi sementara tahan berapa lama. Pasalnya, tambalan sementara memiliki ketahanan yang lebih pendek dibandingkan dengan tambalan gigi permanen.
2. Kekuatan
Kasus tambalan gigi sementara lepas juga bisa dengan mudah dijumpai oleh pasien. Hal ini tergolong lumrah karena sifat tambalan sementara yang tidak terlalu kuat. Tambalan sementara hanya menjadi solusi jangka pendek bagi penderita gigi berlubang.
3. Bahan
Bahan tambalan sementara terbuat dari bahan yang lebih lunak dan mudah untuk dilepas. Oleh karena itu, pasien perlu mengetahui cara merawat tambalan gigi sementara agar tidak lepas begitu saja. Khususnya bagi pasien yang akan melakukan perawatan lanjutan.
Tambal gigi sementara umumnya menggunakan bahan zinc oxide-eugenol, bahan berbasis resin sementara, atau glass ionomer khusus. Bahan tersebut dipilih karena kemampuannya untuk melindungi gigi yang sedang dirawat dalam jangka pendek.
4. Fungsi Utama
Tujuan utama pemasangan tambalan sementara berguna untuk melindungi gigi secara sementara sebelum tindakan perawatan lanjutan. Oleh sebab itu, tambalan ini tidak cocok digunakan dalam jangka waktu lama.
Ketika memasang tambal gigi sementara, pasien perlu mengetahui efek samping tambal gigi sementara juga. Meliputi rasa nyeri setelah pemasangan dan tambalan yang terasa kurang pas ketika mengunyah. Hal tersebut masih tergolong wajar.
Tambal Gigi Sementara Tahan Berapa Lama?
Penambalan gigi sementara umumnya hanya bertahan antara 1-4 minggu saja. Paling lama, tambalan gigi bisa bertahan hingga 2 bulan untuk beberapa kondisi. Ketahanannya bergantung pada jenis bahan, lokasi tambalan, kebiasaan makan, dan kebersihan mulut.
Jika tidak segera mendapatkan penanganan lanjutan, tambalan sementara bisa menjadi longgar, retak, atau lepas. Kondisi tersebut tentu menyebabkan infeksi atau kerusakan lebih lanjut pada gigi. Oleh karena itu, lakukan pemeriksaan ke dokter gigi profesional.
Pasien dengan keluhan gigi berlubang bisa mendatangi Aesthetics Dental Care. Seluruh prosedur perawatan gigi yang berlangsung di ADC memanfaatkan teknologi yang sudah canggih.
Selain menangani permasalahan gigi berlubang, klinik gigi Tangerang ini juga menawarkan sejumlah layanan lainnya. Meliputi Invisalign Aligner, Lamineer, Dental Implant, Celebrity Whitening, Braces, Painless Dental Cleaning, hingga Pain Relief.
Penutup
Setelah mengetahui informasi tentang tambal gigi sementara tahan berapa lama, pasien gigi berlubang tidak perlu merasa kebingungan lagi. Tambalan sementara memang dirancang untuk jangka waktu pendek sebelum memasuki tindakan lanjutan.









