Resiko Trading Forex Yang Pemula Wajib Tahu!

Resiko Trading Forex

Di era digital seperti sekarang, investasi forex sangat mudah untuk dilakukan. Anda hanya tinggal kunjungi website atau aplikasi terpercaya, maka investasi pun bisa dilakukan dengan mudah. Namun meski mudah, jangan sampai tidak tahu resiko trading forex belum terjun ke dunia investasi ini.

Namun untuk meraih kesuksesannya, tetap harus paham akan Strategi Trading Forex yang tepat dan jitu. Lantas apakah yang dimaksud dengan trading forex itu? Serta apa saja resiko trading forex yang harus diketahui bagi para pemula? Untuk mengetahui jawabannya, silahkan ikuti uraian di bawah hingga tuntas.

Sekilas Tentang Trading Forex

Dalam Bahasa Indonesia istilah forex berarti valuta asing. Forex ini merupakan singkatan dari istilah di dalam Bahasa Inggris yaitu foreign exchange. Dengan demikian yang dimaksud trading forex adalah aktivitas jual beli valuta asing yang diperdagangkan pada pasar global.

Nantinya para trader forex atau investor akan medapatkan keuntungan dari munculnya pergerakan harga mata uang asing yang menimbulkan selisih harga.

Jadi bisa dikatakan jika trading forex pada dasarnya memiliki konsep yang sama dengan berbagai jenis perdagangan lainnya. Yaitu membeli mata uang asing yang sedang berada di level harga rendah lantas menjualnya kembali saat harga mata uang tersebut naik level.

Nah selisih harga dari pergerakan nilai itulah yang dikejar dan diburu para investor atau trader.

Akan tetapi pada kenyataannya di pasar, untuk mendapatkan keuntungan dari jenis perdagangan ini tak semudah membalikkan telapak tangan. Pasalnya ada beberapa resiko trading forex yang harus dipahami agar kegiatan dapat berjalan aman dan menguntungkan.

Baca Juga:  5+ Kartu Kredit Miles Terbaik di Indonesia

Resiko yang Harus Diketahui

Setidaknya ada 2 resiko trading forex yang harus dipahami oleh trader forex dibalik keuntungannya yang menjanjikan, yaitu:

1. Leverage yang Besar

Risiko trading forex yang pertama adalah Leverage.

Leverage adalah suatu mekanisme untuk meningkatkan potensi hasil dengan memanfaatkan modal pinjaman. Teknik leverage ini banyak digunakan oleh para investor forex karena dengan begitu maka akan terbuka kesempatan untuk meraih keuntungan yang lebih besar.

Agar lebih paham, berikut ilustrasinya. Seorang trader akan membeli forex senilai 100.000 dolar namun modal yang dimiliki hanya 2.000 dolar. Sang trader lantas melakukan eksekusi transaksi dengan meminjam 98.000 dolar dari broker forex.

Nah teknik peminjaman modal itulah yang dinamakan Leverage. Konsep teknik ini umumnya dijelaskan dengan menggunakan rasio. Contoh, rasio leverage 1:50, 1:100 atau 1:25. Besaran nilai rasio tersebut menggambarkan jumlah modal yang diperlukan agar mendapat pinjaman.

Dengan memanfaatkan teknik ini maka kemungkinan keuntungan trader akan meningkat. Akan tetapi jika trading ternyata merugi karena salah kalkulasi maka risiko kerugian yang ditanggungnya juga besar bahkan akan dapat menghabiskan modal dasar yang dimiliki.

2. Volatilitas Tinggi

Volatilitas merupakan ukuran fluktuasi nilai tukar mata uang pada suatu periode tertentu.  Dimana, volatilitas yang tinggi pada suatu valuta asing berarti mata uang asing tersebut memiliki potensi fluktuasi yang sangat tinggi pula.

Dengan mengetahui nilai volatilitas, maka seorang trader forex akan mampu membuat prediksi apakah sebuah mata uang akan naik atau turun nilainya. Akan tetapi nilai volatilitas mata uang asing seringkali susah diprediksi sehingga berpotensi menciptakan kerugian yang besar.

Nilai fluktuasi suatu mata uang umumnya disebabkan oleh berbagai hal. Misalnya terjadinya peristiwa politik yang menyebabkan kekacauan pada suatu negara, bencana alam yang mengakibatkan dampak kerusakan besar atau timbulnya sentimen terhadap pasar.

Baca Juga:  5 Tempat Wisata di Makassar terdekat Yang Wajib Dikunjungi

Penutup

Baik leverage maupun volitilitas masing-masing memiliki nilai gandanya tersendiri. Artinya di satu sisi faktor tersebut memiliki keumungkinan meningkatkan keuntungan trading forex, akan tetapi di sisi lain juga memiliki potensi sebaliknya.

Itulah mengapa sangat penting bagi para pemula untuk memahami apa saja resiko trading forex sekaligus mempelajari bagaimana cara untuk menghindarinya.

Pos terkait