Lengkap! Cara Reprint EDC BCA dengan Beragam Metode

Reprint EDC BCA

Reprint EDC BCA bisa dilakukan dengan beberapa metode, mulai dari berdasarkan nomor trace, QRIS, hingga settlement harian.

Kalau kamu pernah mengoperasikan mesin EDC (Electronic Data Capture) dari BCA, baik untuk usaha kecil, kasir minimarket, atau bahkan toko online yang punya outlet fisik, pasti pernah ngalamin situasi ini: struk transaksi penting nggak sengaja ke-skip, kehapus, atau malah mesin langsung keluar dari menu sebelum sempat dicetak ulang.

Bacaan Lainnya

Padahal, struk itu kadang penting banget buat rekapan kas, retur barang, atau komplain dari pelanggan. Nah, untungnya mesin EDC BCA punya fitur reprint yang bisa kamu manfaatkan untuk cetak ulang bukti transaksi.

Baca Juga: Cara Menggunakan Mesin EDC, Dijamin Lebih Praktis

Di artikel ini, Mimin bakal bahas lengkap cara reprint EDC BCA, mulai dari mesin tipe biasa sampai touchscreen, dari transaksi QRIS sampai settlement per tanggal. Kita juga bakal ulas kode reprint EDC BCA yang sering dipakai. Siap? Yuk, lanjut!

1. Cara Reprint EDC BCA Tipe Tombol (Ingenico/Verifone)

Kebanyakan toko biasanya pakai tipe mesin yang ada tombol fisiknya. Kalau struk transaksi terakhir nggak keluar, kamu jangan buru-buru panik dan gesek kartu lagi ya. Melakukan transaksi ganda itu bahaya banget buat reputasi tokomu di mata pelanggan.

Langkah pertama yang paling simpel adalah dengan menekan tombol navigasi untuk mencari menu “Report”. Dari situ, kamu bisa pilih opsi “Last Receipt” untuk mencetak transaksi yang paling baru saja dilakukan. Biasanya, mesin akan langsung mengeluarkan struk duplikat yang tulisannya “Copy” di bagian atas.

Baca Juga:  Cara Cek Ongkir Lion Parcel Cargo yang Akurat ke Seluruh Indonesia

Bagaimana kalau yang hilang itu struk dari tiga atau empat transaksi yang lalu? Nah, di sinilah kamu butuh yang namanya nomor trace. Kamu tinggal masuk ke menu reprint, lalu masukkan nomor urut transaksi yang dimaksud, maka struk akan tercetak otomatis oleh sistem.

2. Cara Reprint EDC BCA Touchscreen (Layar Sentuh)

Zaman sekarang sudah makin canggih, dan BCA juga sudah banyak mengeluarkan mesin EDC berbasis Android atau touchscreen. Tampilannya jauh lebih bersih dan navigasinya mirip banget sama pakai smartphone sehari-hari. Jujur saja, Mimin lebih suka tipe ini karena nggak perlu pencet tombol keras-keras.

Untuk cara reprint EDC BCA touchscreen, kamu tinggal cari ikon menu atau garis tiga di pojok layar. Setelah masuk, pilih menu “History” atau “Riwayat Transaksi” untuk melihat daftar transaksi yang sudah terjadi. Kamu tinggal klik pada transaksi yang ingin dicetak ulang, lalu tekan tombol “Print” yang muncul di layar.

Keunggulan tipe layar sentuh ini adalah kamu bisa melihat dulu detail transaksinya sebelum dicetak. Jadi kecil kemungkinan salah cetak struk milik orang lain. Pastikan saja sisa kertas di dalam mesin masih cukup supaya nggak terpotong di tengah jalan.

3. Menggunakan Nomor Trace untuk Kepastian

Kadang kita butuh mencetak struk tertentu di tengah tumpukan transaksi yang sudah banyak. Cara paling akurat adalah dengan cara reprint EDC BCA dengan menggunakan nomor trace. Nomor trace ini adalah identitas unik untuk setiap gesekan kartu atau scan QRIS yang masuk ke sistem.

Kalau kamu bingung cari nomor tracenya, biasanya bisa dilihat di menu audit trail atau laporan transaksi sementara di mesin. 

Setelah nomornya ketemu, masukkan nomor tersebut ke menu “Reprint” -> “Any Receipt“. Mesin akan mencari data di memori internal dan mencetaknya kembali untuk kamu.

Baca Juga:  UMKM Kuliner Ini Naikkan Omzet 300% Berkat Kampanye Komentar Positif di Instagram!

4. Cara Reprint EDC BCA QRIS

Sekarang kan lagi musimnya bayar pakai QRIS, praktis banget karena tinggal scan pakai HP. Tapi masalah struk macet juga sering terjadi di transaksi QRIS ini. Kalau pelanggan sudah merasa saldo terpotong tapi struk nggak keluar, suasana toko bisa jadi tegang.

Untuk melakukan reprint transaksi QRIS, caranya hampir sama dengan transaksi kartu. 

Kamu masuk ke menu “QRIS”, lalu cari sub-menu “Reprint” atau “Last Transaction”. Mesin akan mengeluarkan bukti bayar yang berisi QR ID dan referensi transaksi tersebut.

5. Apakah Bisa Reprint Setelah Settlement?

Ini pertanyaan yang paling sering diajukan: apakah bisa reprint EDC BCA setelah settlement?. 

Settlement itu kan proses “tutup buku” harian di mana semua data transaksi dikirim ke bank untuk dicairkan. Secara standar, begitu settlement berhasil, memori transaksi harian di mesin biasanya akan terhapus atau direset.

Jadi, jawabannya adalah kamu tidak bisa melakukan reprint melalui mesin EDC jika sudah melakukan settlement. Inilah alasan kenapa Mimin selalu ingatkan buat cek semua struk sebelum menekan tombol settlement di akhir hari.

Namun, kalau kamu memang butuh banget data tersebut, kamu bisa menghubungi layanan Merchant Solution BCA. Mereka punya arsip digital di server pusat yang bisa membantu melacak transaksi kamu.

6. Cara Reprint Settlement EDC BCA per Tanggal

Terkadang kita butuh bukti laporan harian yang sudah lewat untuk keperluan pembukuan atau audit pajak. Banyak yang tanya gimana cara reprint settlement EDC BCA per tanggalk (maaf, typo sedikit, maksudnya per tanggal). Sayangnya, tidak semua mesin mendukung fitur cetak histori settlement yang sudah lewat jauh.

Biasanya mesin hanya menyimpan laporan settlement terakhir saja (Last Settlement). Kamu bisa masuk ke menu “Settlement” lalu pilih “Reprint Last Settlement” untuk mendapatkan salinannya. 

Baca Juga:  Bingung Cara Menata Foto di Dinding Ruang Tamu? Ini Tipsnya

Jika butuh tanggal yang lebih lama, sebaiknya kamu cek melalui mutasi rekening atau portal merchant resmi dari BCA.

Tips Merawat Mesin EDC Agar Nggak Bermasalah

Supaya kamu nggak sering-sering berurusan sama urusan reprint yang ribet ini, ada baiknya lakukan perawatan rutin:

  • Cek Sisa Kertas: Jangan biarkan kertas benar-benar habis di tengah transaksi besar.
  • Bersihkan Slot Kartu: Debu bisa membuat sensor gagal membaca kartu dan memicu error cetak.
  • Lakukan Restart: Sesekali matikan dan nyalakan lagi mesin EDC kamu biar sistemnya fresh kembali.
  • Update Software: Kalau ada notifikasi pembaruan dari teknisi BCA, segera lakukan supaya fitur terbaru tetap lancar.

Penting juga buat diingat, kode-kode di mesin EDC itu bisa berubah tergantung versi software-nya. Kalau kamu diminta masukkan kode reprint EDC BCA, biasanya kode standarnya adalah “0000” atau “1234”, tapi lebih aman tanya ke call center merchant kalau ragu.

Baca Juga: Apa Itu EDC Fastpay? Deskripsi, Keunggulan, dan Penggunaannya

Jangan Panik Saat Struk Macet

Intinya, memahami cara reprint EDC BCA itu adalah skill wajib bagi setiap kasir atau pemilik usaha. Jangan sampai masalah teknis kecil merusak kepercayaan pelanggan yang sudah capek-capek antre. Selalu tenang dan ikuti langkah-langkah yang sudah Mimin jelaskan di atas.

Kalau semua cara di atas sudah dicoba tapi mesin tetap nggak mau kerja sama, itu tandanya kamu harus hubungi Halo BCA di 1500888. Jangan dibongkar sendiri ya mesinnya, nanti malah garansinya hangus.

Semoga artikel ini membantu operasional bisnismu jadi lebih lancar dan makin cuan! Kalau ada yang mau ditanyakan atau punya tips tambahan, tulis di komentar ya.

Pos terkait